Kamis, 02 Juni 2011

Raden Ajeng Kartini Sang Pejuang Emansipasi Wanita

oleh : sahadi,S.Pd.M.MPd.
Assalamualikum Wr.Wb.
Salam sejahtera untuk keluarga besar SDN 1 Arjasa
Sebagai bangsa yang besar (Indonesia) akan selalu ingat pada sejarah bangsanya, yakni pelaku sejarah itu sendiri yang ditoohkan ( Pahlawan / Pejuang ). Ayo kita buka lembaran sejarah bangsa kita, diantaranya "Raden Ajeng Kartini" beliau adalah putri R.M.Ario Sosroningrat seorang Adipati (Bupati) di Jepara. Sebagai putri bangsawan yang dilahirkan di Jepara pada tanggal 21 April 1879, hidup dalam Pingitan serba terbatas, dimana alam kehidupan antara hak wanita/perempuan dengan laki-laki/pria ada perbedaan, kaum wanita tidak boleh sekolah kecuali putri bangsawan, rakyat biasa tidak boleh sekolah kecuali putri bangsawan, rakyat biasa tidak bisa menikmati pendidikan secara layak.
Raden Ajeng Kartini berontak, ia tidak tega malihat rakyat Indonesia (kaum wanita) ditindas, diinjak harkat dan martabatnya oleh bangsa lain (Belanda), sebagai pejuang beliau bangkit membangun gerakan perjuangan dengan banyak membaca, menulis surat pada sahabatnya di Belanda, mendirikan sekolah anak-anak gadis di kota kelahirannya. Semua beliau lakukan agar terwujud persamaan hak  antara kaum pria/laki-laki dan wanita/perempuan. 106 pucuk surat R.A. Kartini yang dikumpulkan sahabatnya J.H Abendanon diterbitkan  dengan judul "DOOR DUISTENIS TOT LICHT" yang diterjemahkan oleh Armin Pane denga judul Habis Gelap Terbitlah Terang, sebagi penghargaan atas jasa dan perjuangannya maka setiap tnaggal 21 april diperingati sebagai hari Kartini, selain itu berdasarkan S.K Presiden RI No.108/1964, R.A Kartini dianugerahi gelar pahlawan Kemerdekaan Nasional, itulah selintas sejarah perjuangan putri terbaik bangsa Indonesia. Ayo generasi bangsa tingkatkan budaya membaca, menulis dan prestasi.
Ingatlah kekuatan bangsa terletek pada kekuatan generasi muda-mudinya.
wassalamualaikum Wr. Wb.

Rabu, 20 April 2011

Pancasila adalah jiwa dan pribadi bangsa indonesia


assalamualikum wr. wb.
salam sejahtera untuk keluarga besar SDN 1 Arjasa
kita sebagai bangsa dan negara yang telah diakui oleh dunia internasional serta dicintai rakyatnya, patutlah bersyukur pad Allah SWT (Tuhan Yang maha Esa) yang telah banyak memberikan pertolongan pada bngsa indonesia baik pada masa perjuangan dalam rangka mendirikan bangsa indonesia maupun dimasa mempertahankan dan mengisi kemerdekaan saat ini.
Sejarah telah membuktikan bahwa Allah SWT (Tuhan Yang Maha Esa)telah memberikan "mukjizat" pada bangsa indonesia lewat para pejuang / pahlawan bangsa indonesia yang telah diwariskan pada generasi penerus bangsa ini yaitu PANCASILA. Oleh karenanya kita sebagai penerus perjuangan para pahlawan bangsa wajib memelihara, mempertahankan, mengamalkan nilai-nilai luhur yang diamanahkan oleh pancasila. Perlu diingat bahwa pancasila bukan dikultuskan (disucikan) tetapi pancasila sebagai dasar negara bangsa indonesia serta jiwa dan pribadi bangsa indonesia telah mampu mempersatukan keberagaman (keanekaragaman) nilai-nilai budaya, agama,seni, etika wilayah tanah air, suku dan ras dengan tetap saling menghormati, menghargai hak-hak asasi manusia.
"sekali lagi" Pancasila adalah mukjizat dan warisna bagi bangsa indonesia yang patut dijaga, diamankan dan dibudayakan agar persatuan dan kesatuan bangsa kita ( Indonesia) semakin kuat, kokoh dan unggul.
Wassalamualaikum, Wr. Wb.

Rabu, 02 Maret 2011

Selamatkan lingkungan kita dari kehancuran demi masa depan kita bersama

oleh : Bapak SAHADI, S.Pd, M.M.Pd.
Assalamualaikum wr wb


salam sejahtera untuk keluarga besar SDN 1 Arjasa
manusia dan lingkungan hiduo merupakan satu kesatuan utuh tak dapat di pisahkan denga saling mempengaruhi, berinteraksi dalam memakmurkan kehidupan di bumi ini. Akan tetapi manusia berbeda dengan mahkluk hidup yang lain, dimana manusia dapat mengolah dan mengeksploitasi ekosistem dan sumber daya alamuntuk kebutuhan hidup yang lebih besar dan beragam,
dengan meledaknya jumlah penduduk dunia dan globalisasi yang sangat cepat, kadangkala manusia (kita kurang peduli terhadap lingkungan)keterlaluan dalam mengeksploitasi sumber daya alam/lingkungan, sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem, terjadi pemanasan global, abrasi air laut, banjir, tanah longsor dan sebagainya.
oleh karenanya mari kita pelihara dan lestarikan lingkungan kita dengan salah satu cara antara lain memelihara pohon yang produktif , menjaga keberdihan, menjaga hewan-hewan peliharaan kita dengan baik, dsb. Disamping itu kita harus selalu memperhatikan dinamika / perkembangan dan produktifitas lingkungan sekitar kita.
Ingatlah selalu bahwa " telah terjadi kerusakan dimuka bumi akibat perbuatan manusia itu sendiri". Ayo kita mulai dari sekarang bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita (dirumah, disekolah, dimasyarakat)agar hidup kita lebih nyaman dan alami serta menyehatkan.
Sekali lagi lingkungan sehat maka hidup kita akan sehat.

wassalamualaikum wr. wb.

Selasa, 08 Februari 2011

MENGGESER PARADIGMA PEMBELAJARAN


 

Isu penting yang menyertai perkembangan dunia pendidikan adalah persaingan internasional dan terjadinya perubahan mendasar. untuk itulah paradigma para guru, orang, masyarakat harus mengalami pergeseran secara mendasar.
Kita hidup dalam abad yang penuh perubahan cepat, dengan penemuan penegtahuan teknologi baru , baik dalam teori, metode, permasalahan dan pemecahannya. Peristiwa penting pada abad ini akan menjadi warisan abadi. Perubahan sosial yang jauh lebih kecil dan lambat sebelum era reformasi akibat tidak adanya perubahan paradigma sosial, telah memicu terjadinya krisis intelektual dan spiritual yang parah. kondisi hari ini mengharuskan kita untuk berubah. Perubahan adalah satu-satunya pilihan bagi kita yang mengharapkan suatu kemajuan dan budaya peradaban.
Dunia telah berubah begitu drastis sehingga diperlukan reformasi radikal dalam sitem pembelajaran jika kita ingin terlibat dalam kehidupan abad 21, dengan model pembelajaran yang aktif dan mandiri baik di keluarga, sekolah dan masyarakat. menjadi manusia yang siap berubah membutuhkan keyakinan yang kuat disisi hati kita.
Paradigma adalah seperangkat aturan yang kita gunakan dalam mempersepsi informasi dan memutuskannya dalam hidup kita. Jika kerangka berfikir tidak mengakui keberadaan perubahan, kita akan terbatasi pada setiap perubahan yang harus dilakukan, akibatnya pparadigma dapat menyembunyikan untuk berubah.
Secara ilmu eksistensi diri, pergeseran paradigma pembelajaran seharusnya menjadi (to be) bukan memiliki (to have), yang mana guru, orangtua, dan masyarakat harus dapat menjalin modus hubungan denagn dunia pembelajaran yang berkualitas, jika siswa, guru, orang tua dan masyarakat membangun interaksi yang bersifat perancang, pelaksana, penilai, yang berhati bintang.
Pergeseran paradigma pembelajaran mengalir seperti air dengan dimulai dari cara pandang, pola hubungan, proses pembelajaran sampai cara memperoleh ilmu hakiki, yang akan berpengaruh pada pola kehidupan dimasa yang akan datang (masa depan). (Sahadi, S.Pd, M.M.Pd)